Rabu, 14 November 2012

Christian Atheist: Saat kau percaya Tuhan, tapi hidup seakan Dia tidak ada

Nov 14th, 2012
[04.09 P.M]


Apakah Anda percaya bahwa Tuhan ada, tetapi Anda tidak percaya akan kuasa doa?
Apakah Anda percaya bahwa Tuhan ada, tetapi Anda meragukan kuasa-Nya?
Apakah Anda percaya bahwa Tuhan ada, tetapi Anda lebih percaya dengan uang Anda?
Apakah Anda percaya bahwa Tuhan ada, tetapi Anda tidak terlalu mengenal-Nya lebih dalam?
Jika Anda menjawab ya, berarti Anda seorang Kristen Ateis.

Mungkin banyak yang bertanya - tanya akan hal ini. Mungkin ada yang berpikir, "Apa sih maksudnya tentang Kristen Ateis? Kristen ya Kristen. Ateis ya Ateis. Gak mungkin lah mereka bisa join kayak gitu!" atau malah ada yang langsung netting (negative thinking) sampe mikir, "Wah. Ini pasti orang Ateis yang nulis nih!". Weits, jangan salah. Saya adalah orang Kristen, sama seperti Anda (bila Anda adalah orang Kristen juga), dan saya mengakui bahwa saya juga seringkali hidup seperti kata - kata dari judul postingan ini. Saya akui sebagai orang berdosa dan tidak sempurna, saya sering berlaku tidak setia kepada-Nya.

Banyak orang Kristen di dunia ini hidup seperti ini. Mereka hidup dengan berkata "Saya percaya Tuhan ada", tetapi mereka hidup seakan Tuhan tidak ada didalam kehidupan mereka. Mereka hanya percaya bahwa Tuhan memang ada secara harafiah, tetapi mereka tidak memberikan tempat bagi Tuhan untuk tinggal di hati mereka. Banyak orang Kristen sering ke gereja, ikut persekutuan, ikut komsel, rajin baca Alkitab dan berdoa, Saat Teduh tidak pernah absen, dan sebagainya. Tapi, mereka hanya melakukannya dengan alasan,"Lha, sebagai orang Kristen kan kita harus gitu. Kita harus selalu bersandar pada Tuhan untuk segala sesuatu." Yah, memang benar sih, tapi saya yakin, dari sebagian besar orang Kristen yang berkata demikian, hanya sedikit yang benar - benar percaya akan kuasa Tuhan, benar - benar melaksanakan Firman-Nya, dan benar - benar menganggap Tuhan sebagai Pribadi yang hidup di dalam diri mereka. Aku yakin sebagian besar dari orang Kristen tersebut hanya menganggap Tuhan sebagai aset mereka. Mereka hanya akan datang pada Tuhan kalau mereka mempunyai keperluan saja, dan jika Tuhan tidak mengabulkan permintaan mereka, mereka akan complaint pada Tuhan dan mengatakan Tuhan tidak adil. Tetapi, pada saat mereka menerima apa yang mereka mau, mereka jadi lupa akan Pemberi Berkat tersebut. Tuhan hanya dijadikan aset untuk memenuhi keinginan daging mereka.

Craig Groeschel menulis buku The Christian Atheist dengan merujuk kepada kehidupan orang Kristen masa kini, dan kehidupannya sendiri. Dia sendiri mengakui bahwa dia juga sering menjalani kehidupannya seakan Tuhan hanya sebuah aset baginya. Dia mengakui bahwa dia sering menjalani kehidupannya seakan Tuhan tidak berkuasa penuh atas hidupnya. Dia juga menemui banyak orang yang demikian (bahkan lebih parah. Dia pernah bertemu dengan seorang Ateis yang bahkan tidak sanggup menyebut Tuhan dan menyebutnya dengan kata "THUH-an!"). Dia bahkan menceritakan tentang gereja yang tidak percaya akan kuasa doa secara penuh. Lucu ya? Gereja tidak percaya doa mempunyai kuasa besar, tetapi pemilik bar yang bar-nya disambar petir menyalahkan orang - orang di Gereja tersebut karena menurutnya, penyebab bar-nya disambar petir adalah doa orang - orang Gereja tersebut. Jika Anda merasa bahwa Anda telah hidup benar sebagai orang Kristen, saya sarankan kepada Anda untuk membaca buku ini, dan pikirkan kembali apa yang telah Anda perbuat untuk menjadi seorang Kristen sejati.

So, masihkah Anda merasa benar, ataukah Anda menyadari suatu hal yang salah, kemudian berusaha keras untuk berpikir bagaimana caranya merubah kesalahan tersebut? Be on good cheers, fellas. GBu. ^_^

"Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat yang baik."
-TITUS 1:16-

[Ulas Lagu] Who Am I - by Casting Crowns

Nov 13th, 2012
[11.45 P.M]

Halo. Apa kabar semuanya? Masih pada baik - baik kan? Ada yang minggu ini lagi ujian gak? Aku lagi ujian juga sih, tapi masih pengen sempet - sempetin buat nge-post di blog. Hhe ^_^
Oh ya. Hari ini aku mau ngebahas tentang lagu. Lagu ini adalah lagu yang keren banget. Liriknya dalam. Judulnya adalah "Who Am I" yang dinyanyikan oleh grup band Kristen, Casting Crowns. Penasaran gak? Yuk kita bahas.
Buat yang belum tahu nih, Casting Crowns adalah grup band rock Kristen yang dibentuk pada tahun 1999 oleh seorang pastor muda bernama Mark Hall (click here for more info @Wikipedia), yang sampai saat ini masih menjadi vokalisnya. Grup band ini beranggotakan 7 orang, yang semuanya adalah pastor muda. Mereka telah merilis 1- album rohani sampai dengan tahun 2011. Album mereka yang terakhir adalah "Come to The Well" yang dirilis 18 Oktober 2011.
Sekarang, mari kita lihat lirik dari lagu "Who Am I". Here we go:

Who am I, that the Lord of all the earth
Would care to know my name
Would care to feel my hurt?
Who am I, that the bright and morning star
Would choose to light the way
For my ever wondering heart?

(*)
Not because of who I am
But because of what You've done
Not because of what I've done
But because of who You are

(Reff)
I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean
A vapor in the wind
Still You hear me when I'm calling
Lord You catch me when I'm falling
And You told me who I am
I am Yours, I am Yours

Who am I, that the eyes that see our sin
Would look on me with love
And watch me rise again?
Who am I, that the voice that calmed the sea
Would call out through the rain
And calm the storm in me?

back to (*) and then (reff)
bridge
back to (*) and then (reff)

I am Yours, I am Yours, I am Yours

Whom shall I fear?
Whom shall I fear?
'Cause I am Yours, I am Yours

Lagu ini, secara garis besar, menceritakan tentang Tuhan yang mencintai kita apa adanya. Tuhan menyayangi kita, karena itu dia memperlihatkan status kita sebagai orang berdosa, dan Dia sendiri yang mengirimkan Anak tunggal-Nya untuk menebus dosa manusia lewat pengorbanan-Nya di kayu salib.
Mari kita lihat kata - kata di bait pertama:

Who am I, that the Lord of all the earth
Would care to know my name
Would care to feel my hurt?
Who am I, that the bright and morning star
Would choose to light the way
For my ever wondering heart?

Disini kita diberi tahu akan status kita sebenarnya. Sebenarnya siapakah kita? Siapakah kita sampai Tuhan penguasa semesta alam mau mengetahui hal - hal tentang kita, mau mengetahui nama kita, mau peduli akan pergumulan - pergumulan kita, dan mau merasakan semua penderitaan yang kita rasakan. Tuhan pun menerbitkan matahari bagi kita untuk menerangi jalan kita, sekalipun kita berjalan dalam lembah kekelaman, berjalan tanpa tujuan untuk mencari jati diri. Kita yang masih bertanya - tanya, siapakah kita sebenarnya?
Bagian Bridge:

Not because of who I am
But because of what You've done
Not because of what I've done
But because of who You are

Segala hal yang Tuhan lakukan bagi kita, semua kepedulian yang di tunjukan kepada kita, semuanya itu bukan karena kita. Bukan karena apa yang kita buat, ataupun bukan karena siapa kita di mata dunia, tetapi karena apa yang Tuhan perbuat bagi dunia ini, dan karena kebesaran Tuhan sendiri.
Refrain:

I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean
A vapor in the wind
Still You hear me when I'm calling
Lord You catch me when I'm falling
And You told me who I am
I am Yours

bagian reff ini memberi tahu tentang kehidupan manusia. Kehidupan manusia hanyalah sementara. Seperti rumput di padang, yang hari ini ada dan besok dibuang kedalam api (bdk. Matius 6 : 30), seperti ombak yang sesaat saja muncul kemudian hilang, ataupun seperti uap air yang berada sesaat saja kemudian lenyap ditiup angin. Tapi, Tuhan masih mau mendengarkan  pada saat kita memanggil nama-Nya, menolong kita disaat kita jatuh dalam dosa. Dia memberitahukan siapa kita. Kita bukan siapa - siapa tanpa Dia, tanpa Tuhan yang menopang setiap hidup kita.

Jika dilihat secara keseluruhan, dapat ditarik kesimpulan bahwa lagu ini bercerita tentang kehidupan manusia yang sementara ini. Manusia tidak akan berarti kalau Tuhan tidak menopang setiap aspek hidupnya. Meskipun kita sering berbuat dosa di hadapan-Nya, tetapi karena Tuhan dan karena pengorbanan-Nya, kita beroleh kasih karunia. Bukan karena status kita atau perbuatan kita, tetapi karena kebaikan Tuhan sendiri. Seperti kalimat dari seorang yang saya kenal:

"Kasih karunia disebut kasih karunia karena ia diberikan untuk orang yang tidak layak, atas sesuatu yang tidak layak dan dengan tidak ada alasan yang layak"
-@orangizenk-

Kita menerima kasih karunia karena kita tidak layak, tetapi Tuhan berkenan memberikannya kepada kita. Ini juga adalah penjelasan mengenai lagu ini yang saya kutip dari web aslinya:


“There are a lot of songs today about who we are in Christ. There aren’t many songs that talk about who we are without Him. Before you can truly understand who you are in Christ, you have to understand who you’re not first, and to see what He’s made out of you, out of what He started with. I’m just a flower faded, just a vapor in the wind, and the only thing I am is who He made me.”
(Sekarang ini banyak lagu tentang siapa kita dalam Kristus. Tidak banyak lagu tentang siapakah kita tanpa Dia. Sebelum kau mengerti betul siapakah Anda dalam Kristus, Anda harus mengerti siapakah yang bukan Anda, dan melihat bagaimana Dia bisa ada, diluar apa yang telah Dia mulai. Aku hanya bunga yang layu, hanya uap yang ditiup angin, dan satu - satunya hal yang pasti adalah Saya adalah sebagaimana Tuhan menciptakan saya)

Semoga ulasan tentang lagu ini membuka wawasan kita tentang bagaimana Tuhan sangat sayang kepada kita, meskipun kita berstatus sebagai orang berdosa. Be on good cheers, fellas. God Bless You all. :)

Senin, 12 November 2012

"Rame" atau "Sunyi"?

Nov 12th, 2012
[10.37 P.M]

Yoo. Balik lagi. Hari ini aku nge-post 2x berturut - turut nih. Kayaknya lagi mood buat ngetik sih. Sekalinya gak mood pasti gak nulis. Wkwkwkwkw :P Okay. Di postingan ini, saya akan ngobrol sedikit tentang cara penyembahan dalam ibadah.
Ada beberapa cara penyembahan dalam ibadah. Beberapa aliran gereja menyembah Tuhan dengan nyanyian yang bersemangat. Mereka disebut orang - orang "Kharismatik". Mereka memuji Tuhan dengan lagu - lagu yang kebanyakan kontemporer (lagu - lagu yang digunakan biasanya lagu - lagu yang lumayan terkenal di kalangan para "pecinta musik worship"), menggunakan alat musik yang lumayan banyak (setiap kali ibadah, bisa dipastikan selalu Full Band), dan sangat terkesan "rame". Sendangkan aliran gereja yang lain menyembah Tuhan dengan sikap sujud, berdoa, menyanyikan lagu - lagu yang kyusuk, dan lagu - lagu yang digunakan tersebut kebanyakan adalah hymne (biasanya dikarang oleh musisi - musisi klasik, seperti Beethoven atau Bach), yang biasanya di-bundle menjadi satu buku nyanyian khusus, dan bergaya tradisional. Mari kita sebut mereka sebagai orang - orang "Injili". Mereka adalah orang - orang yang menekankan pengajaran yang lebih mempunyai nilai esensi terhadap Allah ketimbang mempermasalahkan gaya lagu penyembahan serta lagu - lagu yang digunakan.
Nah, dari penjelasan diatas, kita melihat bahwa ada 2 aliran besar gereja yang mempunyai sifat yang bertolak belakang. Yang satu lebih suka memuji Allah dengan tarian dan musik yang rame, sedangkan yang satunya lagi lebih suka duduk diam, merenung, sujud menyembah melalui setiap doa - doa yang dipanjatkan kepada Allah. Sebenarnya mana cara penyembahan yang paling benar?
Jawaban saya adalah TIDAK ADA. Semuanya sama saja.  Memuji Tuhan tidak terbatas hanya dengan cara bersorak - sorai dan menyanyi menari bersuka ria, ataupun sujud berlutut dan berdoa menyembah. Yang terpenting dari semuanya adalah hati kita. Apakah kita memfokuskan hati kita pada Allah saat kita menaikkan penyembahan kita atau malah memikirkan hal lain? Mazmur 95 : 2, 6 mengatakan pada kita untuk bersorak sorai dan sujud menyembah dihadapan Allah, tapi satu hal yang perlu diperhatikan terdapat pada ayatnya yang ke-8:

"Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun"

Janganlah kita berkeras hati di hadapan Allah, melainkan pujilah Dia dengan hati yang tulus dan bersuka. Jadi, mau "rame" ataupun "sunyi", gak penting, yang penting fokuskan hatimu pada Tuhan. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua yang membacanya. Be on good cheers, fellas. God Bless You all. :)

"Drum itu alat musik setan!!" Eh? Masa sih?

Nov 12th, 2012
[10.02 P.M]

Hay hoo. Setelah sekian lama saya tidak meng-update blog ini (entah memang karena malas atau karena bikin blog dengan niat yang masih kurang). Hha maaf ya karena bru nge-update sekarang. :)
Di postingan ini, saya akan menuliskan tentang sebuah alat musik yang (terkadang) di"diskriminasi" beberapa musisi dari aliran tertentu, yaitu alat musik ritmis.
Alat musik ritmis, sesuai namanya, adalah alat musik yang bertugas mengatur tempo dari sebuah lagu, memberi ketukan unik dari sebuah lagu untuk membantu pemusik - pemusik lain memainkan lagu tersebut sesuai dengan ketukan yang diberikan. Saya akan berbicara untuk penggunaan alat musik dalam Praise and Worship.
Beberapa orang mengatakan bahwa,"Drum itu gak boleh dipake di dalam ibadah. Itu alat musik setan, lho!!". Eh? Masa iya? Gak salah nih? Kenapa bisa kayak gitu?
Jika kita meninjau dari penggunaan alat musik tersebut, drum biasanya digunakan (atau lebih tepatnya: lebih banyak terlihat kepake) untuk musik - musik beraliran keras, sebut saja seperti Rock, atau yang lebih keras lagi, Metal dan Deathcore. Sebenarnya drum itupun bisa digunakan untuk hampir semua genre musik, termasuk Classic, Ballad, dsb. Semua tergantung dari cara sang Drummer memainkannya. Nah, dari beberapa fakta ini, let's say kalau mereka yang mengatakan bahwa Drum adalah alat musik setan beranggapan bahwa musik - musik yang memakai Drum adalah aliran - aliran musik yang berasal dari setan. Sesungguhnya, persepsi ini harus diubah, dan dengan mengubah, maksudku MERUBAH SECARA TOTAL. Sebelum semua masalah tentang musik Rock ada seperti saat ini, musik Rock telah digunakan untuk menjadi musik puji - pujian dalam gereja. Kita gak boleh hanya memfokuskan musik gereja itu sebagai musik yang sangat tenang, kyusuk, hanya menggunakan iringan piano/organ ataupun gitar acoustic. Daud bahkan memuji Tuhan dengan nyanyi - nyanyian, dan dia menggunakan berbagai alat musik mulai dari kecapi sampai rebana. It's not a big deal, unless it's being used to show off only. Kalo kayak gitu mah berarti kudu diperbaiki motivasi pelayanannya.
Dengan penjelasan diatas, tidak ada alasan kita mengatakan kalau alat musik Drum itu adalah alat musik setan. Di Alkitab gak pernah dicatat kan kalau alat musik ritmis itu tidak boleh dipake karena itu alat musik setan? Sebagai gantinya, saya berikan Mazmur 150 : 4 bagi anda:

"Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!"

 Mari kita, sebagai orang - orang percaya, datang ke hadapan Tuhan dan memuji Dia akan kebesaran-Nya. Tuhan telah memberikan talenta kepada kita agar kita menggunakannya untuk menyembah Dia yang Maha Kuasa. Be on good cheers, fellas. God Bless You all. 

Kamis, 04 November 2010

Musik dan Pengaruhnya Terhadap Kecerdasan


Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelligent Quotient) dan EQ (Emotional Quotient). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada “miring”. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibanding dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, “Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia”. Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.
“Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony“, demikian kata Ev. Andreas Christanday dalam suatu ceramah musik. “Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh“. Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan “head banger”, suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Jika hati kita sedang susah, cobalah mendengarkan musik yang indah, yang memiliki irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita akan lebih enak dan enteng. Bahkan di luar negeri, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan para pasiennya. Itu suatu bukti, bahwa ritme sangat mempengaruhi jiwa manusia. Sedangkan harmony sangat mempengaruhi roh. Jika kita menonton film horor, selalu terdengar harmony (melodi) yang menyayat hati, yang membuat bulu kuduk kita berdiri. Dalam ritual-ritual keagamaan juga banyak digunakan harmony yang membawa roh manusia masuk ke dalam alam penyembahan. Di dalam meditasi, manusia mendengar harmony dari suara-suara alam disekelilingnya. “Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony”, ujar Ev. Andreas Christanday.
Seorang ahli biofisika telah melakukan suatu percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan pada tempat yang berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman yang lain diletakkan dekat dengan speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah dan berirama teratur. Dalam beberapa hari terjadi perbedaan yang sangat mencolok. Tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu rock menjadi layu dan mati, sedangkan tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu indah tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup. Alam semesta tercipta dengan musik alam yang sangat indah. Gemuruh ombak di laut, deru angin di gunung, dan rintik hujan merupakan musik alam yang sangat indah. Dan sudah terbukti, bagaimana pengaruh musik alam itu bagi kehidupan manusia. Wulaningrum Wibisono, S.Psi mengatakan, “Jikalau Anda merasakan hari ini begitu berat, coba periksa lagi hidup Anda pada hari ini. Jangan-jangan Anda belum mendengarkan musik dan bernyanyi”.

Senin, 19 Juli 2010

Struktur Jazz

Sejak Era bebop banyak musisi jazz memainkan musik jazz dengan form yang mirip dengan form "sonata allegro" yang berasal dari teori musik klasik:
1. Introduction
2. Exposition of theme
3. Development section
4. Recapitulation
5. Coda

Introduction apabila ada, adalah persiapan untuk masuk ke tema. Exposition of theme adalah tema dasar dari lagu tersebut, development section adalah saat komposer mengembangkan ide dari tema tersebut, recapitulation adalah pengulangan tema saat solo telah selesai, Coda adalah bagian penutup bagian penutup. Dalam jazz, bagian-bagian ini disebut intro, head, solo, head, coda atau ending.

Tidak semua musik jazz dimainkan dengan cara seperti ini, namun sebagian besar dari musik jazz tradisional dimainkan dengan cara yang mirip atau mendekati cara ini. Pada saat solo, rhythm section tetap mengikuti chord progression dari head lagu tersebut saat solois mengambil giliran untuk berimprovisasi. Satu kali putaran disebut chorus, dan setiap solois berhak mengambil beberapa chorus.

Improvisasi adalah aspek paling penting dalam musik jazz. Saat mendengarkan lagu jazz cobalah untuk menyanyikan dalam hati lagu aslinya pada saat solo. Kita akan menyadari bahwa beberapa musisi jazz memainkan solo berdasarkan tema lagunya. Dan beberapa lainnya memainkan jauh berbeda, bahkan terkadang pada saat memainkan tema.

Ada dua struktur dasar untuk "head" atau tema dalam jazz. Yang pertama adalah struktur blues yang biasanya dibentuk dalam 12 bar. Banyak variasi chord dalam progresi blues, tetapi rata-rata dibangun dalam 12 bar. Kami akan menerangkan mengenai progresi blues dalam bahasan berikutnya.

Untuk perkenalan ada baiknya kita mendengar beberapa lagu yang dibangun dalam progresi blues 12 bar seperti : route 66, billies bounce (charlie parker), Straight no chaser, blue monk (thelonius monk), all blues yang berirama 6/8.

Struktur lain yang sudah umum dalam jazz adalah AABA. Struktur ini lazim digunakan dalam struktur musik pop. Bentuk ini terdiri dari dua bentuk dasar,
1. verse/bagian A
2. bridge/bagian B
jadi formnya adalah: verse, verse, bridge, verse.

Bagian versenya mirip satu sama lain, perbedaannya terletak pada lirik, dan mungkin pada bagian dua bar terakhir. Banyak sekali lagu yang mempunyai bentuk seperti ini, jumlahnya ratusan.

Lagu-lagu ini kebanyakan berasal dari pertengahan abad ke 20, dan banyak diinterpretasi ulang oleh para musisi. Lagu-lagu ini seringkali disebut "lagu standar". Lagu-lagu ini terdapat dalam realbook, anda bisa membeli di toko buku musik di kota anda. Atau foto kopi dari temen :) (tidak disarankan) hehehe.. (takut dikira mendukung pembajakan, tapi gw juga gitu kok..)

Struktur ini hanya gambaran dasar. Musisi-musisi besar menunjukkan kepada kita bahwa sangat memungkinkan untuk mengekspresikan musik tidak dalam struktur yang jelas terorganisir, sehingga kita lebih dapat mengekspresikan musik kita sendiri. Namun sebelum ke tahap tersebut kita perlu untuk mempelajari musik lebih mendalam. Ada istilah "If you want to break the rules, you have to know the rules first". Jadi ayo latihan.. hehehe..

Sabtu, 28 Februari 2009

Arti Hidup Yang Sebenarnya

ARTI KEHIDUPAN YANG SESUNGGUHNYA 

Sebenarnya hidup itu bagaikan air sungai yang terus berjalan tanpa henti. Kau tak bisa menyuruhnya untuk berhenti ataupun kembali ke masa lalu. Kau harus mampu menjalaninya. Apapun masalahmu, harus kau selesaikan tanpa kenal lelah. Jangan pernah menyerah, sebab itulah yang akan membuat kau kuat.